Edi juga menyoroti persoalan perizinan gereja yang dinilai sulit di Depok. “Izin gereja seperti HKBP sangat mencolok. Perizinannya dipermudah hanya setiap lima tahun sekali. Prosesnya dipersulit dengan persyaratan yang begitu banyak,” katanya.
Ia juga menyoroti kurangnya guru agama Kristen di sekolah negeri di Depok. “Di sekolah negeri, tidak ada guru agama Kristen. Guru agama lain sering diperbantukan untuk mengisi kekosongan. Kami berharap Supian-Chandra dapat memperbaiki ini,” imbuhnya.
Dengan jumlah anggota PBB yang memiliki KTA mencapai 2.500 orang, Edi memastikan organisasinya mendukung penuh pasangan nomor urut 2 tersebut. “Kami mewajibkan seluruh anggota PBB untuk memilih Supian-Chandra, dan saya juga akan menggerakkan komunitas marga kami untuk memberikan dukungan,” tegasnya.
Deklarasi ini semakin menguatkan dukungan masyarakat lintas budaya dan agama terhadap pasangan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah dalam Pilkada Depok 2024.