PEKA Hadir di Jepara, Bekali 200 Lebih Peserta Keterampilan Keuangan, Digital Marketing hingga AI”

JEPARA, faktual-news.com – BPJS Ketenagakerjaan menggelar program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 peserta ini menjadi bagian dari upaya mendorong penerima manfaat dan keluarganya agar kembali produktif serta memiliki peluang membangun kemandirian ekonomi secara berkelanjutan, kegiatan di gelar di Gedung PT Samwon Kalinyamatan Jepara, Rabu (12/8/26).

Para peserta mendapatkan berbagai pelatihan yang relevan dengan kebutuhan ekonomi dan perkembangan dunia kerja saat ini, mulai dari Financial Planning bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), edukasi dan sosialisasi Program Bukan Penerima Upah (BPU) BPJS Ketenagakerjaan, Digital Marketing, hingga “Bangkit Bersama AI: Dari Ide Jadi Konten Digital Instan”. Pelatihan tersebut diharapkan memberikan bekal praktis bagi peserta untuk mengelola keuangan, mengembangkan usaha, memperluas pasar, sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi.

PEKA merupakan program fasilitasi pasca pembayaran manfaat yang bertujuan menghubungkan keluarga penerima manfaat dengan berbagai program pemberdayaan yang dimiliki oleh instansi dan mitra potensial.

BPJS Ketenagakerjaan dalam program ini tidak menjadi pemberi manfaat baru, melainkan berperan sebagai penghubung antara penerima manfaat dengan ekosistem pemberdayaan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan hingga komunitas.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY Cahyaning Indriasari menjelaskan bahwa pembayaran manfaat jaminan sosial merupakan bagian penting dari perlindungan, namun setelah itu masih terdapat ruang kolaborasi untuk membantu penerima manfaat dan keluarganya kembali produktif dan semakin mandiri.

“Kami ingin perlindungan yang dirasakan peserta tidak berhenti ketika manfaat sudah dibayarkan. Melalui PEKA, kami mencoba membuka jalan agar penerima manfaat dapat bertemu dengan berbagai peluang pelatihan, peningkatan kompetensi maupun pemberdayaan ekonomi yang dimiliki para mitra,”

“BPJS Ketenagakerjaan berperan sebagai penghubung, sementara keberhasilannya membutuhkan kolaborasi banyak pihak,” ujar Cahyaning.

Selanjutnya Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jepara Zamroni Lestiaza menilai peningkatan keterampilan menjadi semakin penting di tengah perubahan dunia kerja dan pola usaha yang semakin terdigitalisasi.

Menurutnya, pelatihan pengelolaan keuangan, pemasaran digital hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial dapat menjadi bekal praktis bagi peserta untuk mengembangkan sumber penghasilan maupun usaha secara lebih adaptif.

“Kami berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, ini merupakan dukungan yang sangat berarti buat kami, ini kolaborasi yang baik,”

“Jepara memiliki masyarakat yang produktif dan kultur kewirausahaan yang kuat. Ketika kemampuan tersebut dipertemukan dengan literasi keuangan, pemasaran digital dan teknologi, kami berharap peluang untuk tumbuh dan mandiri akan semakin besar,” kata Zamroni.

Sementara itu, pemerhati jaminan sosial dari BPJS Watch, Timbul Siregar, memandang program ini sebagai gagasan positif sepanjang memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat.

Menurutnya, keberhasilan PEKA perlu dilihat dari peningkatan kompetensi, kemampuan menghasilkan pendapatan hingga keberlanjutan kemandirian ekonomi keluarga.

“PEKA jangan berhenti pada seremoni atau sekadar pelatihan. Ukuran keberhasilannya adalah ketika peserta benar-benar mengalami perubahan setelah mengikuti program, apakah keterampilannya meningkat, usahanya tumbuh, penghasilannya bertambah, dan keluarganya semakin mandiri. Itu yang harus terus dikawal,” tegas Timbul.

Konsep PEKA dikembangkan melalui pendekatan 3P, yakni Pelatihan, Produktif, dan Profit. Tahap pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan peserta, kemudian berlanjut pada aktivitas ekonomi yang menghasilkan pendapatan, hingga pada akhirnya penerima manfaat diharapkan mampu mencapai kemandirian ekonomi dan kembali terlindungi. Program juga menempatkan asesmen, keberhasila

banner 325x300