JEPARA, faktual-news.com – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Jepara, AKP Royke Noldy Darean, S.I.K., mengajak insan pers di Kabupaten Jepara untuk bermitra dalam upaya menciptakan lalu lintas yang tertib dan nyaman, sembari mendorong masyarakat agar senantiasa menjaga etika dalam berkendara. Jum’at (1/5/2026)
Dalam kapasitasnya sebagai pejabat baru di wilayah tersebut, AKP Royke memanfaatkan momen silaturahmi untuk menyampaikan pandangannya terkait berbagai penyebab kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya. Ia berkomitmen untuk menganalisis data dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) guna mengidentifikasi lokasi-lokasi rawan kecelakaan serta memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada tingginya angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.
AKP Royke menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami aspek-aspek yang menjadi pemicu kecelakaan, baik akibat perilaku berkendara dengan kecepatan tinggi maupun kondisi jalan rusak seperti yang berlubang. Apabila ditemukan kebutuhan untuk menyediakan rambu-rambu tambahan guna mengurangi risiko kecelakaan, koordinasi lebih lanjut akan dilakukan bersama Dinas Perhubungan setempat.
Belajar dari pengalamannya saat bertugas di Kudus, AKP Royke mengungkapkan bahwa meskipun kondisi jalan sudah optimal, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sering kali kurang memadai. Salah satu upaya yang telah diterapkan sebelumnya adalah penentuan titik koordinat lokasi rawan dengan pemasangan pita kejut untuk mengurangi kecepatan kendaraan.
Menurutnya, keselamatan nyawa menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran akan dampak fatal kecelakaan serta menjunjung tinggi etika dan saling menghormati di jalan raya demi menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.
Ketua DPD Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Jepara, Andrie Once, memberikan apresiasi atas inisiatif edukasi dan pendekatan kemitraan melalui diskusi yang harmonis dengan insan pers yang dilakukan oleh Kasatlantas Polres Jepara beserta jajaran.
Andrie menyatakan bahwa melalui dialog semacam ini, insan pers dapat berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara Satlantas dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi terkait tata tertib berlalu lintas.
Ia turut menegaskan bahwa tingginya angka kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi jalan yang rusak atau kurang memadai, tetapi juga oleh rendahnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan dan menjaga etika saat berkendara. Dalam pesannya, Andrie mengajak masyarakat untuk mulai membangun budaya berkendara yang aman dari diri sendiri dan keluarga, serta senantiasa menghormati sesama pengguna jalan demi terciptanya keselamatan bersama.













