Kenotariatan Jayabaya Mengelar Seminar

Penulis: DM
Editor: APB
Pemukulan Gong oleh Rektor Universitas Jayabaya Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.,H M.Hum.,
Pemukulan Gong oleh Rektor Universitas Jayabaya Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.,H M.Hum.,

JAKARTA, faktualnews.com – Pascasarjana Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya menggelar Seminar Nasional dengan tema “Investasi Melalui Badan Bank Tanah dan Sosialisasi Kedudukan Sertifikat Elektronik,” di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (15/06/2024).

Rektor Universitas Jayabaya Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.,H M.Hum., (tengah)
Rektor Universitas Jayabaya Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.,H M.Hum., (tengah)

Rektor Universitas Jayabaya Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.,H M.Hum., mengatakan bawha,

“Universitas Jayabaya mencoba mensosialisasikan sistem bukti pertanahan dari sertifikat kertas menjadi digitalisasi yaitu dengan sistem elektronik,” ucapnya.

Direktur Pascasarjana Universitas Jayabaya Dr. H. Yuhelson, S.H., M.H., M.Kn., dalam sambutannya mengatakan,

“Tentu ini merupakan topik yang sangat menarik berkaitan dengan Bank Tanah dan kedudukan sertifikat elektronik di Indonesia. Kalau kita lihat Badan Bank Tanah ini merupakan sebuah inovasi baru dari pemerintah RI,” ucapnya.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional Pascasarjana Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya, Putra
Ketua Pelaksana Seminar Nasional Pascasarjana Magister Kenotariatan Universitas Jayabaya, Putra

Ketua Pelaksana Seminar Nasional Putra Utomo juga menyampaikan,

“Yang kita harapkan dari terselenggaranya acara ini yang pertama tentunya untuk mengembangkan keilmuan dan wawasan terkait denga isu-isu terbaru terkait dengan kebijakan dari pemerintah, contoh berkaitan dengan investasi kaitannya dengan program magister kenorariatan salah satunya adalah bagaimana seorang notaris itu selain mahir membuat akte juga harus mahir bagaimana mencari jalan keluar ketika ada hal yang dihadapi berkaitan dengan subjek hukumnya misalnya perseroan terbatas berkaitan dengan investasi, KBLI, itu semua dibawah naungan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Tentunya notaris wajib memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai.

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, silahkan mengirim sanggahan dan/atau koreksi kepada Kami sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers melalui email: faktualnewsred@gmail.com