banner 728x250

Learning Center SWI Berkewajiban Tingkatkan Kompetensi Wartawan

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Sekber Wartawan Indonesia (SWI) kini memiliki Learning Center (LC), sebuah lembaga pendidikan wartawan yang berkomitmen untuk terus mendukung upaya dalam meningkatkan kualitas wartawan di Indonesia. Lembaga besutan SWI ini sudah dua kali menggelar diklat bagi umum.

Plt. Ketum/Sekjen SWI, Herry Budiman mengungkapkan bahwa Sekber Wartawan Indonesia mempunyai tanggung jawab dan kontribusi dalam pembinaan wartawan dan meningkatkan mutu sumber daya manusia khusus wartawan di Indonesia.

banner 325x300

“Saya berharap kehadiran Learning Center SWI ini bisa menjadi wahana pendidikan wartawan terutama untuk meningkatkan kompetensi dan integritas anggota SWI. Namun, secara external juga bisa memberikan pelayanan diklat jurnalistik untuk pelajar/mahasiswa dan juga masyarakat yang berminat di bidang jurnalistik,” tutur Herry Budiman yang juga owner beberapa media online dalam rilisnya, Jumat (12/9/2025).

“Peningkatan kompetensi dan kualitas wartawan perlu mendapatkan perhatian khusus. Wartawan bukan sekadar profesi. Produk jurnalistiknya merupakan karya intelektual karena diciptakan oleh pemikiran.” tandasnya.

Direktur program LC SWI, mengungkapkan bahwa metode pembelajaran jurnalistik yang dilaksanakan berbasis literasi dan metode pembelajaran mix metode yakni campuran pembelajaran offline (kelas) dan pembelajaran jarak jauh (online class).

“Pembelajaran dalam diklat jurnalistik yang diterapkan dalam LC SWI mengadopsi sistem pembelajaran jarak jauh (online class) dan juga ada offline class di berbagai wilayah sesuai kebutuhan anggota SWI,” ujar Imam Suwandi yang juga sebagai dosen (tutor) prodi ilmu komunikasi di Universitas Terbuka.

Imam menambahkan, peserta diklat jurnalistik tidak hanya mendapatkan pengetahuan ilmu jurnalistik namun bagi yang ingin menjadi jurnalis juga diberikan kesempatan untuk menjadi kontributor (jurnalis pemula) di media online yang terafiliasi dengan organisasi pers SWI.

“Benefit yang bisa didapatkan antara lain: sertifikat diklat jurnalistik yang dikeluarkan SWI, Id Card Pers dari Media Online (sesuai pilihan), Surat Tugas Jurnalistik, dan tentu saja namanya masuk dalam box redaksi media tersebut.” jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Imam, peserta bisa langsung mendapatkan pengalaman bekerja di media online dengan bekal legalitas lengkap dan mendapatkan perlindungan uu Pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Diklat jurnalistik dan rekruitmen tersebut digelar secara online setiap bulan pada hari Jumat awal bulan dengan kuota minimal 5-10 peserta. Sementara, untuk kelas offline mengikuti jadwal diklat dari SWI Pusat.

“Untuk Pendaftaran bisa hubungi 082111097508 (Admin).” pungkasnya.

banner 325x300