HKPS 2026 dan Munas: Boyolali akan Menjadi Saksi Sejarah Hajat Besar SWI

BOYOLALI, faktualnews.com || Berbagai persiapan terus dimatangkan menuju hajat besar Sekber Wartawan Indonesia (SWI) yaitu acara puncak Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar pada bulan Mei 2026 di Boyolali, Jawa Tengah.

Panitia memastikan acara Puncak Peringatan HKPS 2026 akan berlangsung meriah dan semarak. Beberapa agenda akan digelar diantaranya pentas Tari Bergodo Lembu dan Tari Kopi Barendo yang merupakan identitas kampung budaya di lereng Merbabu.

Selain pentas tari khas Desa Banyuanyar, Panitia juga menghadirkan 10.000 relawan sosial yang akan melakukan penanaman komoditas pangan dan pembentangan bendera merah putih sepanjang 1000 meter.

“Karena melibatkan banyak komunitas, ormas, pelajar, dan pramuka, makanya kami terus melakukan pematangan acara dan berkoordinasi untuk memastikan seluruh agenda kegiatan berjalan lancar” ujar Ketua Panitia Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, Puncak Peringatan HKPS 2026 akan digelar tanggal 19 Mei 2026 dan dihadiri sejumlah pejabat dan orprof wartawan nasional dan komunitas pers lokal Jateng.

“Kami mengundang RI 2, Menteri Komdigi, Menteri Desa dan PDT, Dewan Pers, Gubernur Jateng, Ketua DPRD Prov. Jateng, PAPDESI dan Forkompimda Boyolali serta teman-teman komunitas pers. Insya Allah mereka hadir.” ungkap Prof. Supiyat.

MUNAS SWI

Untuk persiapan Munas SWI yang digelar pada tanggal 20 – 21 Mei 2026,  Ketua Panitia menyatakan bahwa seluruh data peserta delegasi telah dikunci pada tanggal 2 Maret lalu.

“Delegasi peserta Munas sudah terdaftar dari berbagai Provinsi, Kabupaten dan Kota telah memenuhi kuorum dilaksanakan Munas SWI. Data by name dan address telah direkap oleh Bidang OKK SWI Pusat” ujar Prof. Supiyat.

Ia menjelaskan, delegasi Munas terdiri dari unsur Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Etik, Dewan Pendiri, Pembina, serta perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari berbagai daerah di Indonesia.

“Peserta Munas dari Pusat seluruh pengurus, dewan etik dan Dewan Pendiri, DPW 6 Provinsi, dan DPD 29 Kabupaten dan Kota” jelasnya.

MoU, SWI Award hingga Talk Show

Panitia menyebut, bahwa selain agenda utama organisasi, Munas juga akan diisi dengan berbagai penandatangan MoU program strategis dengan Lembaga Uji Kompetenasi Wartawan (LUKW) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), BAZNAS RI, BPJS Ketegakerjaan, dan SWI Award.

“Selain itu, penandatangan Perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah mitra SWI pendukung program ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan hidup. Juga talk show penguatan peran wartawan dalam pembangunan daerah dan nasional dengan narsum tokoh pers, dewan pers dan Bupati Boyolali” terang PIC Munas Ardhi Gunara.

“Hajat besar ini bukan hanya milik panitia, tetapi milik seluruh keluarga besar SWI. Karena itu kami mengajak semua pengurus di pusat dan daerah untuk ikut menyemarakkan Munas ini,” pungkasnya.

Diketahui, sejumlah provinsi telah memastikan kehadiran, di antaranya: Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Sementara dari tingkat kabupaten/kota, tercatat 29 daerah. Sumatera mulai dari Aceh Timur, Tamiang, Aceh Barat, Aceh Singkil, Bireun, Bener Meriah, Musi Banyuasin, OKI, OKU Timur hingga Tulang Bawang

Dari Pulau Jawa, delegasi datang dari Tangerang, Depok, Karawang, Ciamis, Pekalongan, Batang, Kendal, Temanggung, Demak, Kudus, Jepara, Blora, Boyolali, Karanganyar, hingga Jombang, Sidoarjo, Probolinggo, dan Jember. Dan dari kawasan Timur Indonesia hadir DPD SWI Halmahera Selatan.

banner 325x300