Paguriska Jepara Tekankan Pentingnya Jaga Kesehatan Mental Bermedia Sosial

Paguriska Jepara Tekankan Pentingnya Jaga Kesehatan Mental Bermedia Sosial

JEPARA, faktual-news.com – Kumpulan para guru dan istri pensiunan (Paguriska) menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dalam bermedia sosial. Dengan tema Jaga Hati di Scroll Tanpa Sentuh.

Agenda ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan satu bulan sekali di Desa Bumi Harjo Kecamatan Keling Jepara. Selasa (9/6/2026).

Heny Anistyawati Guru SD Negeri 2 Ngandong, dukuh Dermayu, Desa Bumiharjo menyampaikan, sebagai pejuang peradaban keluarga wajib menjaga kesehatan mental dan hati dari kecanduan menggulir (scrolling) layar handphone.

Paguriska Jepara Tekankan Pentingnya Jaga Kesehatan Mental Bermedia Sosial

Dikatakannya, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan dan kita jalankan yaitu dengan mengatur waktu scroll (batasi durasi dengan alarm/fitur pembatas aplikasi), Berpuasa scroll (jadwalkan waktu detoks digital sepenuhnya),

“Matikan wifi pada jam 5 sore sampai jam 8 malam. Satu rumah tidak boleh memegang hp dan tidak scrol hp. Waktu digunakan untuk belajar dan hal yang bermanfaat. Dan hal ini bisa dimanfaatkan untuk berdiskusi dengan putra – putri tentang pelajaran disekolah hariini dan esok,” terang Heny.

Selain itu, ada beberapa konten di Hp yang harus dibersihkan dari beranda, dan memastikan konten yang dilihat bermanfaat dan bernilai positif. Gunakan fitur scroll tanpa sentuh (kurangi interaksi fisik dengan layar agar lebih mudah berhenti).

“Sebagai seorang Ibu dan seorang guru, saat dirumah kita harus memberi contoh kepada putra – putri agar dapat memberikan tauladan dan bermanfaat baik siswa dan anak anak kita,” imbuh Heny.

Sebelumnya, Ketua Paguriska Suprapti, S.Pd. dalam sambutannya menekankan agar guru jangan terlalu berlebihan dalam merias wajah (menor) saat menggunakan bedak, sewajarnya saja saat disekolah.

“Guru tidak boleh berdandan menor agar anak-anak tidak banyak bertanya, saat ini siswa kritis, dan memperhatikan guru yang di contohnya,”

“Agar siswa tidak ikuti, berdandan sewajarnya saja. Tentu hal ini ada perbedaan saat kegiatan Hari Kartini dan Pentas Seni,” pungkas Suprapti.

banner 325x300